Through the changing seasons,And this fleeting moment,I listen to these nostalgic melodies.
Even when I become an adult,Some things won't fade,Like our precious memories.
(Friends-Stephanie)

Chat here: (^o^)

Bandara Terbaik??


Bandara Changi Singapura Terbaik di Muka Bumi

Bandara Changi, Singapura. TEMPO/ Arie Basuki
TEMPO Interaktif, London:Business Traveller Awards yang bermarkas di Inggris menganugerahi Bandara Changi Singapura sebagai Bandara terbaik di muka bumi. Selama Agustus hingga September 2010, Bandara yang dibuka sejak 29 tahun lalu ini menyabet enam penghargaan. 


Masih dari negeri Ratu Elizabeth, Bandara Changi dinilai terbaik di dunia oleh Conde Nast Traveller dalam Reader's Travel Awards 2010 untuk kali keenam. Pembaca majalah wisata  asal Inggris ini menilai bandara  dengan luas 13 kilometer persegi itu paling menarik dalam kategori fasilitas dan makanan. Bandra Changi menerima total skor 87,88 naik dari skor tahun lalu sebesar 86,38.
Sedangkan pembaca asal Amerika Serikat memilih Changi sebagai Bandara Internasional Terbaik untuk ketujuh kalinya dalam Annual Business Travel Awards. Changi dipilih sebagai yang terbaik karena makanan, toko, fasilitas, kenyamanan, desain, dan kemudahan berkomunikasi. Penghargaan ini diberikan setelah melakukan wawancara tertutup dengan para pelancong bisnis. 


Pembaca Business Traveller Asia, Travel Weekly Cina, serta Majalah Daring Smart Travel Asia juga menempatkan Cahngi sebagai bandara terbaik. 
Lee Seow Hiang, Chief Executive Officer Bandara Changi, mengucapkan terimakasih atas penghargaan ini. "Kami akan terus meningkatkan pelayanan dengan kelas pertama dan terbaik,” katanya. Sejak dibuka Bandara Changi telah memenangkan lebih dari 350 penghargaan.
  
Analisa & Solusi: 

Bandara merupakan salah satu tempat terpenting dalam kegiatan bepergian. Selain itu bandara juga mencerminkan kepedulian dari suatu negara terhadap perkembangan negaranya baik dalam bidang ekonomi, jasa maupun pariwisata dan budaya. Lalu beberapa waktu lalu Badara Changi medapatkan lagi penghargaannya. Bayangkan saja bahkan dalam waktu satu bulan saja mereka sudah mendapatkan enam penghargaan. Tidak mungkin suatu badan dan perusahaan mendapatkan penghargaan tanpa kerja keras.
Changi Airport in Singapore
Changi Airport



           Singapore International Airport at Paya Lebar, Singapore's third main civilian airport after Seletar Airport (main airport from 1930–37) and Kallang Airport (1937–55) opened in 1955 with a single runway and a small passenger terminal. With growth in global aviation transport, the airport was facing congestion problems. Its inability to cope with the rising traffic became critical by the 1970s; annual passenger numbers rose dramatically from 300,000 in 1955 to 1,700,000 in 1970 and to 4,000,000 in 1975.
            The government had two options: expand the existing airport at Paya Lebar or build a new airport at another location. After extensive study, a decision was made in 1972 to keep the airport at Paya Lebar, as recommended by a British aviation consultant. Plans were made for the building of a second runway and an extensive redevelopment and expansion to the passenger terminal building. A year later, however, the plans were reviewed again as the pressure to expand the airport eased because of the 1973 oil crisis.
           Concerned that the existing airport was located in an area with potential for urban growth, which would physically hem it in on all sides, the government subsequently decided in 1975 to build a new airport at the eastern tip of the main island at Changi, at the existing site of Changi Air Base, where the new airport would be easily expandable through land reclamation. However, as there was an increase in traffic, the airport still had to be expanded at that time. In addition, airplanes could fly over the sea, avoiding noise pollution issues within residential areas like those at Paya Lebar and helping to avoid disastrous consequences on the ground in the event of an air mishap. The airport in Paya Lebar was subsequently converted for military use as the Paya Lebar Air Base. (source :Wikipedia)

Sekian saja info singkat tentang sejarahnya. Jika teman-teman tertarik melihat lebih lanjut bisa meng-klik link di bawah yang telah disiapkan dan teman-teman dapat melihat sendiri keindahan dan kemewahan dari Changi Airport ini. Dengan 4 terminal yang telah disiapkan dengan masing-masing daya tarik memang membuat para pelancong ingin terus mengunjungi negara ini. Padahal kalau dilihat di peta negara ini jauh lebih kecil daripada Indonesia.
Nah,di sana disediakan apa saja ya?? pertama ada baby care room jadi para ibu tidak usah khawatir ketika harus mengganti popok sang bayi ataupun ingin menyusui sang bayi dan tiap terminal mempunyai baby care room ini. Kedua,adanya tempat reservasi hotel. Lalu juga ada medical service bagi para penumpang yang merasa tidak enak badan. Lalu juga ada Prayer room di mana para penumpang yang ingin beribadah dan masih banyak fasilitas lainnya yang sangat menunjang aktifitas kita meski kita ada di bandara.
Masih ada lagi!!! selain tempat-tempat di atas bandara ini juga mempunyai tempat-tempat bersantai seperti salon,tempat fitness, tempat beristirahat, transit hotel sampai kolam renang!. wah..wah..wah... kebayang kan gimana enaknya??? hehe.... Inilah yang diharapkan oleh penumpang yang memiliki jadwal padat dan sering bepergian. Tidak mungkin mereka meninggalkan bandara hanya untuk ke salon lalu balik lagi kan? Rasanya memang tidak sia-sia mereka mendapatkan berbagai penghargaan seperti yang tecantum di atas.
Well,sebenarnya selain tempat-tempat untuk memanjakan diri saat menunggu pesawat landing sebenarnya yang paling penting adalah keselamatan penumpang. Sebagai penyedia jasa Changi menyadari hal itu 


              Serving over 80 international airlines flying to some 200 cities in 60 countries, Changi Airport handles about 5,000 arrivals and departures every week and over 37 million passengers a year (that's more than 7 times the size of Singapore's population). With over 40,000 square metres of commercial space, Changi Airport is also one of Singapore's largest shopping locations.
              At Changi Airport, we pride ourselves in providing excellent service and unrivalled capabilities to create exceptional journeys that deliver the world's best airport experience. Every journey through Changi Airport connects lives, brings together people, creates opportunities and realises aspirations.
Kita bandingkan lagi dan lagi-lagi dengan negara kita sendiri. hm.... Bukannya kita ingin menjatuhkan negara kita sendiri tetapi kita harus melihat realita. Apakah bandara kita sudah memadai? jawabannya hanya ada di benak kita masing-masing. Jujur saja penulis sempat membaca beberapa komentar dari berbagai situs yang mencerminkan masih kurangnya tingkat pelayanan dan kenyamanan dari bandara internasional di Indonesia. Sekarang yang kita butuhkan adalah kerjasama antara pemerintah dan kita juga sebagai warga negara dalam pembangunan negara kita ini dan mari kita berdoa agar usaha kita nantinya akan berbuah dengan manis. ^^

9 comments:

Karin said...

Wah beda jauh banget ya dengan bandara di sini.bandaranya bersih n rapi,fasilitas nya lengkap sehingga membuat orang nyaman.wajar ajah bandara ini mendapat penghargaan.kapan ya bandara indonesia bisa seperti ini?hehehe.

MISTER V said...

wah wah wah kalo dah bicara soal bandara pastilah bandara di Singapura terutama Changi..dan yang paling mengejutkan adalah Singapura merupakan jalur persinggahan udara maupun laut bagi dunia..ini membuktikan bahwa sebuah negara bisa kuat bukan karena luas wilayahnya tetapi bagaimana pemerintah menggunakan sumber daya yang ada untuk kepentingan negara.

Vivi said...

Pas ng'baca artikel ini lgsg terlintas di benak ku.. Supadio... Andaikan Supadio kayak gini.. Ckckck.. Delay berjam-jam juga rela.. Banyak fasilitasnya sih.. Hahaha.. Yah, moga aja suatu hari nanti bandara di Indonesia bs secuakeep Changi Airport deh.. ^^

Marina said...

Waduhh... bandara nya beda banget sama bandara yang ada di Indonesia.. Andai saja pemerintah kita bisa lebih mengalokasikan dana mereka untuk pembangunan bandara kita daripada habis hanya untuk hal-hal yang tidak penting!!

My First Blog ^^ said...

wow .. bandara nya keren yahhh , terlihat banget perbedaan keseriusan pemerintah indo ama SGP dalam pembangunan hahaha
Soekarno-Hatta kalah jauh dahhhhhhhh~~~

Vivi d'sei said...

@vi : stuju bgt,, delay berjam-jam pun ok,, msh bs bersenang-senang,,

hehe,, seperti memiliki objek wisata di bandara,,
jadi kalaupun cuma transit di singapur, kita msh bs berjalan-jalan,,,

Anonymous said...

wah...bandaranya keren!
memberikan kesan pertama yang baik bagi turis...
jadi mereka tidak akan segan untuk berkunjung lagi lain kali....tentunya hal itu bisa meningkatkan devisa negara...

Anonymous said...

hummm....
kapan bisa pegi ya????
ce bayarin dong~~~
~0~

desy^_^ said...

wow............keren bgt...........
blom prnh prg nie,ternyata bandara yg d KL juga msh kalah. kirain bandara kuching dan KL ud yg paling bgs krna perbandingan nya ke bandara kita Su[adio.....
infrastruktur kita harus d benahi nie,bnr2 ga bs d bandingkn sama bandara kita. gmn bs bersaing ama negara lain jika untuk menyambut turis dtg kyk gini.....

Post a Comment