Through the changing seasons,And this fleeting moment,I listen to these nostalgic melodies.
Even when I become an adult,Some things won't fade,Like our precious memories.
(Friends-Stephanie)

Chat here: (^o^)

New Type

Patung Malaikat Pegang Ponsel Hiasi Gereja

Selasa, 30 November 2010 - 12:33 wib
Sarie - Okezone
Patung malaikat dengan sayap dan ponsel (foto: Cellular News)

AMSTERDAM - Gereja katedral Saint John di Den Bosch, Belanda, akan kedatangan
 patung malaikat baru. Patung ini cukup unik karena digambarkan 
sedang berkomunikasi dengan tuhan melalui ponsel.

Patung malaikat yang sedang mengenggam ponsel itu dijadwalkan 
akan diletakkan di depan gereja bulan depan. Patung itu akan menggantikan 
patung lama yang telah rusak karena kondisi cuaca dan polusi.

Patung itu berukuran tinggi 1,25 meter dan terbuat dari batu pasir dan 
akan ditempatkan 15 meter dari gereja. Uniknya ponsel yang digunakan
 oleh malaikat bersayap tersebut hanya memiliki satu tombol saja.

"Satu tombol dalam ponsel tersebut memiliki arti bahwa malaikat 
hanya harus berkomunikasi dengan tuhan," ujar sang pembuat 
patung, Tony Mooy, seperti dikutip melalui Cellular News, Selasa (30/11/2010).

Tony Mooy merupakan pematung dari Amersfoort dan pihak gereja 
telah meminta langsung kepada Mooy untuk membuat patung tersebut. 
Sebelum dibuat, desain patung tersebut telah mendapat persetujuan 
terlebih dahulu dari komite gereja. (srn)

Analisa & Saran:
Sudah hampir natal nih... sudah siap-siap 
belum pembaca?? hehe...
penulis kali ini akan membahas materi yang ringan-ringan 
saja yakni tentang patung.... hmmm... ada apa dengan patung??


sebulan yang lalu di Belanda ada patung batu 
pasir... manusia adalah 
makhluk yang kreatif.mereka dapat menciptakan sesuatu yang baru 
dan menarik untuk menarik perhatian orang. Dengan adanya 
patung yang menggunakan ponsel tentu akan lebih mengingat Gereja 
jika mereka melihat ponsel mereka. 

Malaikat punya ponsel selalu menelepon Tuhan. Kenapa kita tidak bisa???

Source: http://techno.okezone.com/read/2010/11/30/91/398547/91/patung-malaikat-pegang-ponsel-hiasi-gereja

5 comments:

Agustina said...

memanx sudah zaman teknologi, patung malaikat aj pny HP, keren,hehe.....

HP skrg mennjadi kebutuhan primer stp org, jd bisa diblg stp org pny HP bahkn lbh dr satu, jd dgn adanya patung spt itu saat kita hendak menelepon, akan membuat kita sekilas/sepintas akan teringat "patung malaikat aj telp dgn Tuhan, bgmn dgn kita????"

Lia Lucky Girl said...

Walaupun agama dianggap sebagai hal yang sakral dan punya arti dalam tapi reformasi juga diperlukan. Buktinya dengan patung malaikat yang memakai hp sebagai lambang komunikasi. Itulah bagian dari seni. Tentu saja dengan catatan tidak mengubah makna yang ingin disampaikan.

Ferry said...

Hahahahah... unik juga ne patung. Selain manusia, malaikat juga perlu teknologi.

Telepon genggamnya itu untuk ngelapor ke Tuhan ya siapa-siapa aja yang ke Gereja? :)

Patung malaikat ini kelihatan hidup dan "gaul", hal ini akan menarik perhatian orang-orang yang lewat di gereja dan mengingatkan orang-orang yang lewat disini untuk pergi ke Gereja untuk beribadah pada harinya karena secara tidak sengaja mereka akan melihat Gereja di dekat patung malaikat dan juga akan ada pembicaraan ke teman-teman yang melihat patung malaikat tersebut
"teman-teman, kalian ada lihat patung malaikat dengan handphone di tangannya di dekat Gereja?"
secara tidak sadar mereka akan penasaran dan akan pergi ke tempat patung berdiri dan mengingat gereja. :)

Vivi d'sei said...

berpikir kreatif, kebutuhan untuk tampil beda, dan keterbukaan terhadap sesuatu yang baru.. kombinasi dari ketiga hal inilah yang membuat patung ini ada..

Merrysha said...

Ide si pembuat patung dengan membuat patung malaikat yang sedang menelepon ini sangat kreatif dan membuat setiap yang melihat akan memiliki penafsiran mereka sendiri tentang makna patung tsb.
Kalo buat saya, ini mengingatkan kita semua mengenai satu hal penting yang saat ini seringkali dilupakan oleh umat kristiani, yaitu komunikasi sama GOD (lewat doa donx pastinya)

Post a Comment