Jum'at, 24 Desember 2010 - 13:35 wib
Fitri Yulianti - Okezone
(Foto: gettyimages)
PRIA kutu buku mungkin bukan pria idaman banyak wanita, dibandingkan pria dengan perut six pack. Padahal, pria kutu buku kemungkinan berumur lebih panjang daripada pria dengan perut six pack.
Studi telah lama menunjukkan bahwa pendidikan terkait dengan kesehatan yang lebih baik, tetapi penelitian baru Pamela Herd, profesor urusan publik dan sosiologi Universitas Wisconsin-Madison menunjukkan bahwa prestasi akademik mengagumkan di kampus memainkan peranan penting dalam kesehatan seseorang di masa depannya.
Menurut studi, orang-orang yang mendapat nilai lebih baik di kampus memiliki masalah kesehatan lebih sedikit saat usia mereka bertambah tua. Penelitian mengamati 10.000 lulusan Universitas Wisconsin dan melacak kondisi pekerjaan, keluarga, dan kesehatan mereka di usia 53 tahun. Ternyata, peneliti menemukan korelasi antara peringkat yang lebih tinggi dengan kesehatan yang lebih baik setelah tamat kuliah.
"Seberapa baik Anda belajar adalah poinnya. Kita sudah tahu pentingnya sekolah untuk banyak hal, seperti pekerjaan dan penghasilan Anda, tapi ternyata juga baik untuk kesehatan Anda," kata Herd tentang penemuan yang diterbitkan di Jurnal Health and Social Behavior edisi Desember ini.
“Namun bagi mereka yang masih duduk di bangku kuliah, ada alasan untuk percaya bahwa hubungan antara prestasi akademis dan kesehatan juga dirasakan orang-orang muda,” kata Herd.
Para peneliti masih mempelajari lebih lanjut tentang alasan mengapa prestasi akademik dihubungkan dengan hasil kesehatan yang lebih baik. Herd mengatakan bisa jadi kesadaran sebagai faktor penentunya, bahwa mereka yang lebih teliti saat belajar, lebih memerhatikan kesehatannya. Sayang, tidak cukup data untuk mendukung pernyataan tersebut.
"Apa yang kita lihat adalah apa yang Anda pelajari di sekolah, yang sebenarnya penting untuk kesehatan Anda," kata Herd.
Studi telah lama menunjukkan bahwa pendidikan terkait dengan kesehatan yang lebih baik, tetapi penelitian baru Pamela Herd, profesor urusan publik dan sosiologi Universitas Wisconsin-Madison menunjukkan bahwa prestasi akademik mengagumkan di kampus memainkan peranan penting dalam kesehatan seseorang di masa depannya.
Menurut studi, orang-orang yang mendapat nilai lebih baik di kampus memiliki masalah kesehatan lebih sedikit saat usia mereka bertambah tua. Penelitian mengamati 10.000 lulusan Universitas Wisconsin dan melacak kondisi pekerjaan, keluarga, dan kesehatan mereka di usia 53 tahun. Ternyata, peneliti menemukan korelasi antara peringkat yang lebih tinggi dengan kesehatan yang lebih baik setelah tamat kuliah.
"Seberapa baik Anda belajar adalah poinnya. Kita sudah tahu pentingnya sekolah untuk banyak hal, seperti pekerjaan dan penghasilan Anda, tapi ternyata juga baik untuk kesehatan Anda," kata Herd tentang penemuan yang diterbitkan di Jurnal Health and Social Behavior edisi Desember ini.
“Namun bagi mereka yang masih duduk di bangku kuliah, ada alasan untuk percaya bahwa hubungan antara prestasi akademis dan kesehatan juga dirasakan orang-orang muda,” kata Herd.
Para peneliti masih mempelajari lebih lanjut tentang alasan mengapa prestasi akademik dihubungkan dengan hasil kesehatan yang lebih baik. Herd mengatakan bisa jadi kesadaran sebagai faktor penentunya, bahwa mereka yang lebih teliti saat belajar, lebih memerhatikan kesehatannya. Sayang, tidak cukup data untuk mendukung pernyataan tersebut.
"Apa yang kita lihat adalah apa yang Anda pelajari di sekolah, yang sebenarnya penting untuk kesehatan Anda," kata Herd.
Analisa:
Hey,guys.... ternyata kalau kita benar-benar mengikuti per-kuliahan kita bisa nambah umur loh... So,tak sia-sia aku belajar... hahaha.... pada artikel di atas dikatakan:
Para peneliti masih mempelajari lebih lanjut tentang alasan mengapa prestasi akademik dihubungkan dengan hasil kesehatan yang lebih baik. Herd mengatakan bisa jadi kesadaran sebagai faktor penentunya, bahwa mereka yang lebih teliti saat belajar, lebih memerhatikan kesehatannya. Sayang, tidak cukup data untuk mendukung pernyataan tersebut.
Kalau menurut pendapat penulis, kita bisa lebih awet muda juga karena kita membiasakan otak kita bekerja secara optimal. Belajar-khususnya kuliah- tentu memerlukan logika dan penalaran yang lebih tinggi dibandingkan dengan kita bersekolah biasa. Jika kita terbiasa mengasah otak kita maka otak memerlukan lebih banyak suplai oksigen. Nah,setelahnya darah berjalan lebih lancar. Secara tak langsung tentu saja lebih baik daripada peredaran darah yang tersendat-sendat. Jika peredaran tidak lancar maka yang terjadi adalah kita mudah terkena penyakit khususnya stroke.
Lalu,kita harus bagaimana? Tips yang paling sering diberikan para ahli adalah,,,,Olahraga. yap... sering olah raga melancarkan peredaran darah. Selain itu juga ada beberapa tips2 lainnya. Baca ya...
1. merokok, merokok dapet merusak otak kecil kita, akibat nikotin serta tar.
2. minum alkhohol, alkhohol mengandung zat keras yang dapat merubah fungsi saraf kita, sebagian orang yang kebanyakan minum, otaknya terganggu.
3. jangan suka menjedotkan kepala ke benda keras. otak sebenarnya sangat sensitif, satu saraf putus maka saraf yang lain pun terganggu. Jadi lain kali jangan suka jedotin kepala temen ya kalo becanda. Bisa bodoh temennya nanti…
4. hindari asap hitam kenalpot, karena akan menyumbat oksigen ke otak, dan bisa jadi otak lemah.
5. istirahat yang cukup, tidur minimal 6 jam setiap hari dan maksimal 8 jam.
2. minum alkhohol, alkhohol mengandung zat keras yang dapat merubah fungsi saraf kita, sebagian orang yang kebanyakan minum, otaknya terganggu.
3. jangan suka menjedotkan kepala ke benda keras. otak sebenarnya sangat sensitif, satu saraf putus maka saraf yang lain pun terganggu. Jadi lain kali jangan suka jedotin kepala temen ya kalo becanda. Bisa bodoh temennya nanti…
4. hindari asap hitam kenalpot, karena akan menyumbat oksigen ke otak, dan bisa jadi otak lemah.
5. istirahat yang cukup, tidur minimal 6 jam setiap hari dan maksimal 8 jam.
Selain itu:
1.Mengunyah Permen Karet
Yap… ternyata permen karet dapat meningkatkan konsentrasi dan kinerja otak yang lelah. Kenapa eh kenapa. Ternyata mengunyah permen karet itu banyak manfaatnya. apalagi permen karet yang mengandung zat xylitol baik untuk kesehatan gigi. Dengan mengunyah permen karet, mulut kita akan merangsang terbentuknya saliva atau air ludah, saliva yang dihasilkan, ternyata sangat berguna untuk membersihkan gigi dari bakteri-bakteri yang merusak. Tak hanya itu, mengunyah permen karet sebenarnya juga baik untuk otak. Gil Leveille, seorang ahli nutrisi dari Wrigley Science Institute Chicago, menyatakan bahwa mengunyah permen karet bisa meningkatkan kinerja otak hingga 40 persen! Kesimpulan ini diperoleh berdasarkan hasil kerja sama riset dengan peneliti-peneliti dari Jepang. Aktivitas mengunyah permen karet dapat meningkatkan sirkulasi darah di seputar kepala, sehingga jumlah oksigen yang dikirim ke otak semakin banyak. Akibatnya pikiran jadi lebih segar dan konsentrasi meningkat. Kegiatan mengunyah permen karet itu memberikan perasaan rileks, sehingga dapat membantu mengurangi stres dan kebosanan. Para ahli menyimpulkan, saat mengunyah hipotalamus di bagian otak akan melepaskan hormon-hormon spesifik yang membuat Anda selalu siaga dan waspada.
Mengunyah permen karet dapat memberikan perasaan kenyang. Tentu saja ini akan menguntungkan untuk orang yang sedang mengurangi berat badan. Selain itu juga bermanfaat untuk kecantikkan. Pergerakan rahang saat mengunyah permen karet itu menggerakkan otot wajah. Ini bermanfaat mengencangkan wajah, sehingga Anda terlihat awet muda.
Yap… ternyata permen karet dapat meningkatkan konsentrasi dan kinerja otak yang lelah. Kenapa eh kenapa. Ternyata mengunyah permen karet itu banyak manfaatnya. apalagi permen karet yang mengandung zat xylitol baik untuk kesehatan gigi. Dengan mengunyah permen karet, mulut kita akan merangsang terbentuknya saliva atau air ludah, saliva yang dihasilkan, ternyata sangat berguna untuk membersihkan gigi dari bakteri-bakteri yang merusak. Tak hanya itu, mengunyah permen karet sebenarnya juga baik untuk otak. Gil Leveille, seorang ahli nutrisi dari Wrigley Science Institute Chicago, menyatakan bahwa mengunyah permen karet bisa meningkatkan kinerja otak hingga 40 persen! Kesimpulan ini diperoleh berdasarkan hasil kerja sama riset dengan peneliti-peneliti dari Jepang. Aktivitas mengunyah permen karet dapat meningkatkan sirkulasi darah di seputar kepala, sehingga jumlah oksigen yang dikirim ke otak semakin banyak. Akibatnya pikiran jadi lebih segar dan konsentrasi meningkat. Kegiatan mengunyah permen karet itu memberikan perasaan rileks, sehingga dapat membantu mengurangi stres dan kebosanan. Para ahli menyimpulkan, saat mengunyah hipotalamus di bagian otak akan melepaskan hormon-hormon spesifik yang membuat Anda selalu siaga dan waspada.
Mengunyah permen karet dapat memberikan perasaan kenyang. Tentu saja ini akan menguntungkan untuk orang yang sedang mengurangi berat badan. Selain itu juga bermanfaat untuk kecantikkan. Pergerakan rahang saat mengunyah permen karet itu menggerakkan otot wajah. Ini bermanfaat mengencangkan wajah, sehingga Anda terlihat awet muda.
2.Mengkonsumsi minyak Ikan
Didalam minyak ikan terdapat bahan kimia bernama EPA. EPA adalah bahan kimia yang merupakan makanan bagi otak. Riset menunjukan bahwa minyak ikan dapat memfasilitasi peningkatan aktivitas pada otak, memperlancar peredaran darah, meningkatkan memori dan konsentrasi.
3.Kerjakan sebuah teka teki
Teka-teki silang, Sudoku atau yang lainnya dapat membuat otak Anda tetap pada kondisi terbaik. Sama seperti otot, jika Anda tidak berlatih secara reguler, ia akan kehilangan kemampuannya untuk bekerja secara maksimal
4.Pergi berjalan kaki
Tidak ada yang dapat mengalahkan udara segar yang dapat menyegarkan pikiran yang dapat mengurangi percakapan mental yang mengganggu logika dan pikiran konstruktif. Sebuah perjalanan di pinggiran kota, dekat sungai atau sekedar di taman akan membantu menyingkirkan awan kelabu dan membantu pikiran tetap jernih.
5.Mempelajari bahasa baru
Mempelajari bahasa baru dapat sindrom dementia (kemunduran otak) sampai dengan empat tahun menurut artikel yang dimuat pada New Scientist. Alasan pasti untuk hal ini belum diketahui, namun dipercaya bahwa ia memiliki hubungan erat dengan peningkatan perdaran darah dan koneksi saraf yang baik.
Mempelajari bahasa baru dapat sindrom dementia (kemunduran otak) sampai dengan empat tahun menurut artikel yang dimuat pada New Scientist. Alasan pasti untuk hal ini belum diketahui, namun dipercaya bahwa ia memiliki hubungan erat dengan peningkatan perdaran darah dan koneksi saraf yang baik.
6.Tertawa
Tawa bukan saja merupakan obat terbaik, ia juga dapat meningkatkan fungsi otak dan menstimulasi kedua sisi otak pada saat yang bersamaan. Tapi jangan tertawa terus yaaa…ntar bukannya sehat malah ditangkep sama petugas dirumah sakit jiwa. hehe....
Tawa bukan saja merupakan obat terbaik, ia juga dapat meningkatkan fungsi otak dan menstimulasi kedua sisi otak pada saat yang bersamaan. Tapi jangan tertawa terus yaaa…ntar bukannya sehat malah ditangkep sama petugas dirumah sakit jiwa. hehe....
7.Menjadi kreatif
Melukislah atau pelajari alat musik yang baru, bergabunglah dengan kelas kesenian walaupun anda payah dalam hal tersebut. Menjadi kreatif memungkinkan kita untuk menemukan solusi baru untuk permasalahan yang sudah lama dan meningkatkan kesadaran pada saat yang bersamaan.
8.Belajar melempar barang
Riset dari Universitas Regensburg di Jerman memindai otak dari seorang juggler (pemain sulap yang melemparkan barang) dan menemukan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan struktur otak. Setelah berlatih selama tiga bulan, otak akan menunjukan peningkatan signifikan pada dua bagian, yaitu bagian mid-portal dan posterior intraprietal sulcus kiri. Jadi kalo punya hobi marah-marah, daripada menonjok tembok atau tereak-tereak ga jelas. Mari alihkan melempar barang.
9.Rajin mengkonsumsi Ginkgo biloba
Ingat ga sama iklannya Deddy Corbuzeur (bener ga tulisannya???) Ginkgo Biloba dapat membantu kecerdasan otak anda. Itu bener loh. Ginkgo Biloba telah banyak digunakan sejak 2.800 SM dalam pengobatan tradisional China, sebagai obat kesehatan otak untuk mencegah pikun pada usia tua. Zat utama ginkgoflavono-glycoside yang dikandung ginkgo adalah suatu antioksidan kuat dengan sasaran jaringan otak untuk membantu kerja otak. Dalam melindungi kesehatan otak, ginkgo memperlancar aliran darah ke otak untuk memperbaiki fungsi saraf (neuronal) dan melindungi dari cedera oleh neurotoksin. Selain itu ginkgo dapat memperbaiki sumbatan aliran darah yang terjadi akibat penyempitan pembuluh darah.Suplementasi ginkgo adalah untuk memulihkan Alzheimer (penyakit neurologist akibat penuaan), kurang asupan darah ke otak (iskemia celebral) dan memperbaiki gangguan fungsi mental akibat stress kronis.
10.Mengkonsumsi Coklat
Good news bagi penggila coklat. Berdasarkan penelitian coklat ternyata mengandung zat yang bisa meningkatkan fungsi otak dan menghambat penuaan. Zat tersebut adalah flavonol yang dapat memperlancar peredaran darah ke otak dan cukup efektif untuk menyembuhkan kerusakan pembuluh darah. Selain itu falvonol juga berfungsi untuk meningkatkan fungsi afektif otak selama menghadapi masalah mental pada gadis-gadis remaja. Walaupun manfaat coklat cukup banyak tapi ingat loh jangan makan terlalu banyak, dan tidak lebih dari 100 kalori.

2 comments:
nice inpoh... ga sia2 juga dari kecil belajar ^^
lebih bagusnya sih ada keseimbangan antara belajar n olahraga. makanya dulu pas sekolah ada belajar + olahraga kan?
hahaha...
Wah..trnyata belajar dapat meningkatkan kondisi kesehatan kita.Nah, yg malas bljr, ayo rjin bljr. Hehe sygnya, aku ga suka olahraga, cm jenis tertentu doank kyk badminton, basket, n renang. Hm..mgkn belajar dpt menggantikan olahraga kali. Hehehe
nice info ^^
Post a Comment